Nikon D3, Flagship Baru Kamera Digital SLR!

Flagship Baru Kamera Digital SLR
Flagship Baru Kamera Digital SLR

Nikon secara resmi meluncurkan kamera digital DSLR (Digital Single Lens Reflex) Nikon D3 di Indonesia. D3 menjadi flagship baru Nikon bukan karena kemampuan full frame dan pixel tinggi. Pusat riset Nikon di Jepang telah mengembangkan chip terbaru dan teknologi CMOS yang ditanamkan di kamera sehingga memiliki kemampuan menghasilkan gambar sebaik kamera manual.

Software pengolah gambar dan menu pengaturan juga ditingkatkan kemampuannya. Kemampuan utama yang ditawarkan kamera adalah ISO yang tinggi untuk menghasilkan gambar baik meski dengan pencahayaan terbatas. D3 memiliki pilihan ISO 200 hingga 6400.

“Keunggulan lainnya, seperti kemampuan prosesing, reduksi noise, dan pengaturan pada paket teknologi terbaru Nikon yang diberi label Expeed. Antara lain, fitur untuk mengatasi masalah white balance. D3 menyediakan pilihan warna yang lebih teliti sehingga filter pengoreksi tidak lagi diperlukan”

Ada fitur trim sebagai editor untuk memotong gambar. Fitur retouch dapat mengubah gambar hasil pemotretan menjadi kesan kuno dengan sephia atau hitam putih, kesan biru, hijau, dan banyak pilihan lainnya langsung di tempat tanpa harus berhadapan dengan Photoshop dan sejenisnya di depan komputer.

Pada kamera juga tersedia fitur life view untuk menyiarkan langsung proses pemotretan di layar TV atau proyektor. Kamera ini juga sudah dilengkapi wireless transmitter sehingga foto yang dihasilkan dapat lansgung dikirimkan ke komputer melalui jaringan nirkabel WiFi.. Tipe D3 dilengkapi dengan sensor CMOS yang setara dengan film frame 35 mm. Kamera ini memang ditujukan bagi profesional dengan kualitas gambar tinggi, ISO tinggi, dan fungsionalitas yang dapat mengalahkan kamera DSLR pada umumnya. Selain itu fitur yang dimilikinya adalah :

· First ever Nikon DSLR with a Full-Frame (36 x 24 mm) sensor (coined FX format)
·
12.1 megapixel full-frame sensor (8.45µm pixel pitch)
·
ISO 200 – 6400 (with boost up to ISO 25600)
·
Also supports DX lenses, viewfinder automatically masks (5.1 megapixels with DX lens)
·
5:4 ratio crop mode (10 megapixels, up to 9 fps, viewfinder masked)
·
14-bit A/D conversion, 12 channel readout
·
Nikon EXPEED image processor (Capture NX processing and NR algorithms, lower power)
·
Super fast operation (power-up 12 ms, shutter lag 41 ms, black-out 74 ms)
·
New Kevlar / carbon fibre composite shutter with 300,000 exposure durability
·
New Multi-CAM3500FX Auto Focus sensor (51-point, 15 cross-type, more vertical coverage)
·
Auto-focus tracking by color (using information from 1005-pixel AE sensor)
·
Auto-focus calibration (fine-tuning) now available (fixed body or up to 20 separate lens settings).(heri/tcz)

ANALISA : DENGAN ADANYA TEKNOLOGY INI KITA DAPAT MENGHASILKAN GAMBAR YANG KITA INGINKAN SECARA TEPAT DAN BAGUS. TETAPI SAYANG HARGA YANG AD SEKARANG MEMANG AGAKNYA MASIH TERBILANG MAHAL. TETAPI  DENGAN HARGA ITU KITA JUGA AKAN MENDAPAT6 HASIL YANG LEBIH MAXSIMAL

DSAJIKAN ULANG OLEH: RIFQY NURLAILY_XMM1


About pson

spirit my life is a science and teknology
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s